Kamis, 03 Desember 2015

hakikat, fungsi dan tujuan organisasi kependidikan



A. Hakikat Profesi

Profesi melibatkan beberapa istilah yang berkaitan, yaitu : profesi, profesionalitas, profesional, profesionalisasi, dan profesionalisme (Abin Syamsuddin Makmun, 1999). Profesi menunjuk pada suatu pelayanan atau jabatan yang menuntut keahlian, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadapnya (Dedi Supriadi, 1998 : 95). Profesionalitas menunjuk pada kualitas atau sikap pribadi individu terhadap suatu pekerjaan. Profesional menunjuk pada penampilan seseorang yang sesuai dengan tuntutan yang seharusnya dan menunjuk pada orangnya itu sendiri. Profesionalisasi menunjuk pada proses menjadikan seseorang sebagai profesional. Profesionalisme menunjuk pada (a) derajat penampilan seseorang sebagai profesional; tinggi, rendah sedang, dan (b) sikap dan komitmen anggota profesi untuk bekerja berdasarkan standar yang paling ideal dari kode etik profesinya.

Publict  Trust atau kepercayaan masyarakat (Bigs dan Blocher, 1986 : 7). Kepercayaan masyarakat yang menjadi penopang suatu profesi didasari oleh tiga perangkat keyakinan. Pertama, kepercayaan masyarakat terjadi dengan adanya suatu persepsi tentang kompetensi. Kedua, adanya persepsi masyarakat bahwa kelompok-kelompok profesional mengatur dirinya dan lebih lanjut diatur oleh masyarakat berdasarkan minat dan kepentingan masyarakat. Ketiga, persepsi yang melahirkan kepercayaan masyarakat itu ialah anggota-anggota suatu profesi memiliki motivasi untuk memberikan layanan kepada orang-orang dengan siapa mereka bekerja.

B.  Ciri-Ciri Profesi
                Erik Hoyle (1969 : 80-85) mengemukakah enam ciri profesi, yaitu:
a. A profession performa an esential social service (suatu profesi menunjukkan suatu pelayanan sosial)  
b. A profession is founded up on a systematic body of knowledge (suatu profesi didasari oleh tubuh
     keilmuan yang sistematis);
c. A profession requires a lengthy periode of academic and practical Training (suatu profesi memerlukan
    suatu pendidikan dan latihan dalam periode waktu yang cukup lama);
d. A profession has a light degree of autonomy (suatu profesi memiliki otonomi yang tinggi);
e. A profession has a code of ethics (suatu profesi memliki kode etik);
f. A profession gengerat in service growth (suatu profesi berkembang dalam proses pemberian layanan).

Dedi Supriadi 91998 : 96)
mengemukakah lima ciri suatu profesi. Pertama, pekerjaan itu mempunyai fungsi dan signifikansi sosial karena diperlukan mengabdi kaepada masyarakat. Kedua, profesi menuntut keterampilan tertentu yang diperoleh lewat pendidikan dan latihan yang “lama” dan intensif serta dilakukan dalam lembaga tertentu yang secara sosial dapat dipertanggungjawabkan.

1.     Organisasi Profesi Kependidikan
                Sesuai dengan hakikat profesi dan ciri-cirinya, dapatlah diterima bahwa jabatan kependidikan / keguruan merupakan suatu profesi. Pekerjaan sebagai guru muncul dari kepercayaan masyarakat dan mengabdikan diri pada masyarakat. Profesi keguruan didukung oleh suatu disiplin ilmu, yaitu ilmu keguruan dan ilmu pendidikan. Profesi ini juga memiliki kode etik dan organisasi profesinya. Dari pekerjaan ini seroang guru memperoleh imbalan finansial dari masyarakat sebagai konsekuensi dari layanan yang diberikannya.

C . Fungsi Organisasi Profesi kependidikan
            Organisasi profesi kependidikan berfungsi sebagai pemersatu seluruh anggota profesi dalam kiprahnya menjalankan tugas keprofesiannya, dan memiliki fungsi peningkatan kemampuan profesional profesi ini.
1. Fungsi Pemersatu
            Abin Syamsuddin, 1999 : 95, yaitu dorongan yang menggerakkan para profesional untuk membentuk suatu organisasi keprofesian.
2.Fungsi Peningkatan Kemampuan Profesional
             Fungsi kedua dari organisasi kependidikan adalah meningkatkan kemampuan profesional pengemban profesi kependidikan ini. Fungsi ini secara jelas tertuang dalam PP No. 38 tahun 1992, pasal 61 yang berbunyi:
              C. Tujuan Organisasi Profesi Kependidikan
              Sebagaimana dijelaskan dalam PP No. 38 tahun 1992, pasal 61, ada lima misi dan tujuan organisasi kependidikan, yaitu : meningkatkan dan/atau mengembangkan. Sedangkan visinya secara umum ialah terwujudnya tenaga kependidikan yang profesional.
1. Meningkatkan dan / atau mengembangkan karier anggota
2. Meningkatkan dan / atau mengembangkan kemampuan anggota.
3. Meningkatkan dan mengembangkan kewenangan profesional anggota.
4. Meningkatkan dan / atau mengembangkan martabat anggota.
5. Meningkatkan dan mengembangkan kesejahteraan
D. Tenaga Kependidikan
               adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang Penyelenggaraan Pendidikan.Yang termasuk kedalam tenaga kependidikan adalah:

E. Kepala Satuan Pendidikan

Kepala Satuan Pendidikan yaitu orang yang diberi wewenang dan tanggung jawab untuk memimpin satuan pendidikan tersebut. Kepala Satuan Pendidikan harus mampu melaksanakan peran dan tugasnya sebagai edukator, manajer, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator, figur dan mediator (Emaslim-FM) Istilah lain untuk Kepala Satuan Pendidikan adalah: Kepala sekolah , rector, dan directure.

F. Pendidik

Pendidik atau di Indonesia lebih dikenal dengan pengajar, adalah tenaga kependidikan yang berpartisipasi dalam menyelenggarakan pendidikan dengan tugas khusus sebagai profesi pendidik. Pendidik mempunyai sebutan lain sesuai kekhususannya yaitu:
 Guru, Dosen , Konselor, Pamong belajar,widyaiswara ,tutor ,fasilitator ,Ustadz, dan sebutan lainnya.

G. Tenaga Kependidikan lainnya

             Orang yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan pendidikan di satuan pendidikan, walaupun secara tidak langsung terlibat dalam proses pendidikan, diantaranya:
  • Wakil-wakil/Kepala urusan umumnya pendidik yang mempunyai tugas tambahan dalam bidang yang khusus, untuk membantu Kepala Satuan Pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan pada institusi tersebut. Contoh: Kepala Urusan Kurikulum
  • Tata usaha, adalah Tenaga Kependidikan yang bertugas dalam bidang administrasi instansi tersebut. Bidang administrasi yang dikelola diantaranya;
  • Laboran, adalah petugas khusus yang bertanggung jawab terhadap alat dan bahan di Laboratorium.
  • Pustakawan (lihat perpustakaan)
  • Pelatih ekstrakurikuler,
  • Petugas keamanan (penjaga sekolah), Petugas kebersihan, dan lainya.

H. Definisi Profesi Guru
             Definisi yang kita kenal sehari-hari adalah bahwa guru merupakan orang yang harus digugu dan ditiru, dalam arti orang yang memiliki charisma atau wibawa hingga perlu untuk ditiru dan diteladani. Mengutip pendapat Laurence D. Hazkew dan Jonathan C. Mc Lendon dalam bukunya This is Teaching (hlm 10): “Teacher is professional person who conducts classes.” (Guru adalah seseorang yang mempunyai kemampuan dalam menata dan mengelola kelas). Sedangkan menurut Jean D. Grambs dan C. Morris Mc Clare (Guru adalah mereka yang secara sadar mengarahkan pengalaman dan tingkah laku dari seseorang individu hingga dapat terjadi pendidikan).
           Seperti dijelaskan sebelumnya, guru bermakna sebagai pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal. Sejalan dengan itu, guru memiliki peran yang bersifat multi fungsi, lebih dari sekedar yang tertuang pada produk hukum tentang guru, seperti UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan PP No. 74 tentang Guru. Mujtahid (2010) mengemukakan bahwa guru berperan sebagai perancang, penggerak, evaluator, dan motivator dideskripsikan seperti berikut ini .
TUGAS GURU
Guru memiliki banyak tugas, baik yang terikat oleh dinas maupun di luar dinas,dalam bentuk PENGABDIAN. Guru merupakan profesi/jabatan atau pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus sebagai guru dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang di luar bidang kependidikan.
1.     Bidang Profesi meliputi :1.Mendidik : meneruskan dan mengembangkan nilai-nilai hidup.2.Mengajar : meneruskan dan mengembangkan ilmu pengetahuan danteknologi.3.Melatih : mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.
2.     Bidang Kemanusiaan : di sekolah harus dapat menjadikan dirinya sebagai orangtua kedua yang mampu menarik simpati sehingga ia menjadi idola parasiswanya, dan menjadi motivasi bagi siswanya dalam belajar.
3.     Bidang Kemasyarakatan : masyarakat menempatkan guru pada tempat yanglebih terhormat dilingkungannya karena dari seorang guru diharapkanmasyarakat dapat memperoleh ilmu pengetahuan.

“ KINERJA GURU “
A.Pengertian Kinerja
            Dalam Kamus Bahasa Indonesia dikemukakan bahwa kinerja merupakan sebagai: Sesuatu yang dicapai, Prestasi yang diperlihatkan dalam  Kemampuan kerja.
              Berikut pengertian kinerja yang berbeda-beda menurut para ahli :
a.Fattah (1999: 19) kinerja atau prestasi kerja (performance) merupakan ungkapan kemampuan yang didasari oleh pengetahuan, sikap dan keterampilan dan motivasi dalam menghasilkan sesuatu.
b.Anwar Prabu Mangkunegara (2005: 9), mengemukakan bahwa kinerja karyawan (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.
c.Sedarmayanti (2001: 50) bahwa kinerja merupakan terjemahan dari performance yang berarti prestasi kerja, pelaksanaan kerja, pencapaian kerja, unjuk kerja atau penampilan kerja.
d.Samsudin (2005: 159) menyebutkan bahwa kinerja adalah tingkat pelaksanaan tugas yang dapat dicapai seseorang, unit atau divisi dengan menggunakan kemampuan yang ada dan batasan-batasan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan organisasi/perusahaan.
e.Gomes (2003: 142) mengatakan bahwa kinerja adalah catatan hasil produksi pada fungsi pekerjaan yang spesifik atau aktivitas selama periode waktu tertentu.
f.Rivai (2005: 14) mengemukakan bahwa kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu di dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama.
2.Penilaian Kinerja
                Kinerja mempunyai hubungan erat dengan masalah produktivitas karena merupakan indikator dalam menentukan bagaimana usaha untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi dalam suatu organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut maka upaya untuk mengadakan penilaian terhadap kinerja di suatu organisasi merupakan hal penting. Karena melalui penilaian kinerja, hasilnya dapat dijadikan sebagai umpan balik untuk perbaikan kinerja karyawan dan sebagai bahan bagi pimpinan untuk menaikkan jenjang karier karyawan yang berprestasi. Malayu S.P Hasibuan (2007: 88) memaparkan bahwa penilaian kinerja adalah evaluasi terhadap perilaku, prestasi kerja dan potensi pengembangan yang telah dilakukan. Dengan demikian penilaian kinerja merupakan wahana untuk mengevaluasi perilaku dan kontribusi pegawai terhadap pekerjaan dan organisasi.
Simamora (2004: 338) menyebutkan bahwa penilaian kinerja (performance appraisal) adalah proses yang dipakai oleh organisasi untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja individu karyawan
Sementara Samsudin (2005: 159) menyebutkan penilaian kinerja (performance appraisal) adalah proses oleh organisasi untuk mengevaluasi atau menilai prestasi kerja karyawan.
Sedangkan menurut Siswanto (2003: 231) penilaian kinerja adalah suatu kegiatan yang dilakukan manajemen atau penyelia. Penilai untuk menilai kinerja tenaga kerja dengan cara membandingkan kinerja atas kinerja dengan uraian atau deskripsi pekerjaan dalam suatu periode tertentu biasanya setiap akhir tahun. Berdasarkan pengertian tentang kinerja di atas dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah hasil atau taraf kesuksesan yang dicapai seseorang dalam bidang pekerjaannya menurut kriteria tertentu dan dievaluasi oleh orang-orang tertentu terutama atasan pegawai yang bersangkutan. Tujuan Penilaian kinerja sangat bermanfaat bagi dinamika pertumbuhan organisasi secara keseluruhan.
3.Tujuan penilaian kinerja
             Menurut Syafarudin Alwi (2000: 187) secara teoritis tujuan penilaian dikategorikan sebagai suatu yang bersifat evaluation dan development. Yang bersifat evaluation harus menyelesaikan: Hasil penilaian digunakan sebagai dasar pemberian kompensasi, hasil penilaian digunakan sebagai staffing decision dan hasil penilaian digunakan sebagai dasar mengevaluasi system seleksi. Sedangkan yang bersifat development harus menyelesaikan: Prestasi riil yang dicapai individu, kelemahan-kelemahan individu yang menghemat kinerja dan prestasi-prestasi yang dikembangkan.
Konstribusi hasil-hasil penilain merupakan suatu yang sangat bermanfaat bagi perencanaan kebijakan sekolah. Adapun terperinci manfaat penilaian kinerja bagi sekolah adalah:
1)Penyesuaian-penyesuaian kompensasi personil sekolah.
2)Perbaikan kinerja personil sekolah.
3)Kebutuhan latihan dan pengembangan personil sekolah.
4)Pengambilan keputusan dalam hal penempatan promosi, mutasi, pemecatan, pemberhentian dan perencanaan personil baru.
5)Untuk kepentingan penelitian personil sekolah.
6)Membantu diagnosis terhadap kesalahan desain personil sekolah.
Sebutan guru dapat menunjukkan suatu profesi atau jabatan fungsional dalam bidang pendidikan dan pembelajaran atau seseorang yang menduduki dan melaksanakan tugas dalam bidang pendidikan dan pembelajaran. Dalam Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Indonesia Pasal 39 ayat 3 dinyatakan bahwa pendidik yang mengajar pada satuan pendidikan dasar dan menengah disebut guru. Sementara itu, tugas guru sebagaimana disebutkan dalam Pasal 39 ayat 2 adalah merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, melakukan pembimbingan dan pelatihan, serta melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini berarti bahwa selain mengajar atau proses pembelajaran, guru juga mempunyai tugas melaksanakan pembimbingan maupun pelatihan pelatihan bahkan perlu melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sekitar.
Untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, maka seorang guru harus mempunyai sejumlah kompetensi atau menguasai sejumlah pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang terkait dengan bidang tugasnya. Kompetensi yang harus dimiliki oleh guru dapat mencakup kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Kompetensi pedagogik adalah berkaitan dengan kemampuan mengelola pembelajaran, sedang kompetensi kepribadian adalah kemampuan pribadi yang mantap, berakhlak mulia, arif, dan berwibawa serta menjadi teladan peserta didik. Kompetensi sosial berkaitan dengan kemampuan hubungan antar pribadi dan dalam kehidupan bermasyarakat. Sedangkan, kompetensi professional adalah kemampuan dalam penguasaan materi pembelajaran dan bidang keahliannya. Guru yang mempunyai kompetensi profesional akan terlihatdalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya di sekolah/ madrasah tempat ia bekerja.
Menurut Davis dan Thomas, bahwa guru yang efektif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1)Mempunyai pengetahuan yang terkait dengan iklim belajar di kelas yang mencakup:
a)memiliki keterampilan interpersonal khususnya kemampuan untuk menunjukkan empati, penghargaan terhadap peserta didik, dan ketulusan.
b)menjalin hubungan yang baik dengan peserta didik.
c)mampumenerima, mengakui dan memperhatikan peserta didik secara ikhlas.
d)menunjukkan minat dan antusias yang tinggi dalam mengajar.
e)mampumenciptakan atmosfir untuk tumbuhnya kerjasama dan kohesivitas dalam dan antar kelompok peserta didik.
f)mampu melibatkan peserta didik dalam mengorganisir dan merencanakan kegiatan pembelajaran.
g)mampu mendengarkan peserta didik dan menghargai haknya untuk berbicara dalam setiap diskusi.
h)mampumeminimalkan friksi-friksi di kelas.
2)Kemampuan yang terkait dengan strategi manajemen pembelajaran.
3)Mempunyai kemampuan yang terkait dengan pemberian umpan balik (feed back) dan penguatan (reinforcement), yang terdiri atas:
4)mempunyai kemampuan yang terkait dengan peningkatan diri.         
Kinerja guru adalah kemampuan dan usaha guru untuk melaksanakan tugas pembelajaran sebaik-baiknya dalam perencanaan program pengajaran, pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan evaluasi hasil pembelajaran. Kinerja guru yang dicapai harus berdasarkan standar kemampuan profesional selama melaksanakan kewajiban sebagai guru di sekolah. Berkaitan dengan kinerja guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengaj ar, terdapat Tugas Keprofesionalan Guru menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 pasal 20 (a) Tentang Guru dan Dosen yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Kinerja Guru yang baik tentunya tergambar pada penampilan mereka baik dari penampilan kemampuan akademik maupun kemampuan profesi menjadi guru artinya mampu mengelola pengajaran di dalam kelas dan mendidik siswa di luar kelas dengan sebaik-baiknya.
Unsur-unsur yang perlu diadakan penilaian dalam proses penilaian kinerja guru menurut Siswanto dalam Lama tenggo (2001:34) adalah sebagai berikut :
1)Kesetiaan.
Kesetiaan adalah tekad dan kesanggupan untuk menaati, melaksanakan dan mengamalkan sesuatu yang ditaati dengan penuh kesabaran dan tanggung jawab.
2)Prestasi Kerja.
Prestasi kerja adalah kinerja yang dicapai oleh seorang tenaga kerja dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang diberikan kepadanya.
3)Tanggung Jawab.
Tanggung jawab adalah kesanggupan seorang tenaga kerja dalam menyelesaikan tugas dan pekerjaan yang diserahkan kepadanya dengan sebaik-baiknya dan tepat waktu serta berani membuat risiko atas keputusan yang diambilnya. Tanggung jawab dapat merupakan keharusan pada seorang karyawan untuk melakukan secara layak apa yang telah diwajibkan padanya. Menurut Westra dalam Akadum (1999: 86) Untuk mengukur adanya tanggung jawab dapat dilihat dari: a). Kesanggupan dalam melaksanakan perintah dan kesanggupan kerja. b). Kemampuan menyelesaikan tugas dengan tepat dan benar. c). Melaksanakan tugas dan perintah yang diberikan sebaik-baiknya.
4)Ketaatan.
Ketaatan adalah kesanggupan seseorang untuk menaati segala ketetapan, peraturan yang berlaku dan menaati perintah yang diberikan atasan yang berwenang.
5)Kejujuran.
Kejujuran adalah ketulusan hati seorang tenaga kerja dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan serta kemampuan untuk tidak menyalahgunakan wewenang yang telah diberikan kepadanya.
6)Kerja Sama.
Kerja sama adalah kemampuan tenaga kerja untuk bekerja bersama-sama dengan orang lain dalam menyelesaikan suatu tugas dan pekerjaan yang telah ditetapkan sehingga mencapai daya guna dan hasil guna yang sebesar- besarnya
7)Prakarsa.
                   Prakarsa adalah kemampuan seseorang tenaga kerja untuk mengambil keputusan langkah-langkah atau melaksanakan suatu tindakan yang diperlukan dalam melaksanakan tugas pokok tanpa menunggu perintah dan bimbingan dariatasan.















KESIMPULAN
Profesi melibatkan beberapa istilah yang berkaitan, yaitu : profesi, profesionalitas, profesional, profesionalisasi, dan profesionalisme (Abin Syamsuddin Makmun, 1999). Profesi menunjuk pada suatu pelayanan atau jabatan yang menuntut keahlian, tanggung jawab, dan kesetiaan terhadapnya (Dedi Supriadi, 1998 : 95). Profesionalitas menunjuk pada kualitas atau sikap pribadi individu terhadap suatu pekerjaan. Profesional menunjuk pada penampilan seseorang yang sesuai dengan tuntutan yang seharusnya dan menunjuk pada orangnya itu sendiri. Profesionalisasi menunjuk pada proses menjadikan seseorang sebagai profesional. Profesionalisme menunjuk pada (a) derajat penampilan seseorang sebagai profesional; tinggi, rendah sedang, dan (b) sikap dan komitmen anggota profesi untuk bekerja berdasarkan standar yang paling ideal dari kode etik profesinya.

                Kinerja mempunyai hubungan erat dengan masalah produktivitas karena merupakan indikator dalam menentukan bagaimana usaha untuk mencapai tingkat produktivitas yang tinggi dalam suatu organisasi. Sehubungan dengan hal tersebut maka upaya untuk mengadakan penilaian terhadap kinerja di suatu organisasi merupakan hal penting. Karena melalui penilaian kinerja, hasilnya dapat dijadikan sebagai umpan balik untuk perbaikan kinerja karyawan dan sebagai bahan bagi pimpinan untuk menaikkan jenjang karier karyawan yang berprestasi. Melalui penilaian kinerja, organisasi dapat memilih dan menempatkan orang yang tepat untuk menduduki suatu jabatan tertentu secara obyektif. Untuk mengetahui tinggi-rendahnya kinerja seseorang, perlu dilakukan penilaian kinerja.
TUGAS KELOMPOK
PROFESI KEPENDIDIKAN
Dosen pembimbing:
Drs. Jaspar Jass












 











                                                                                       
Anggota :

-         IKEL SRINOVIANTI
-         INDAH NOVILA RUSKA
-     LILY HAYATI
-     M. YUDA RICHARDON C.

Kelas : 4.A

Descriptive text about places



Derawan Islands

Derawan is a tropical paradise that is so perfect. In Derawan, you will see a view of the white sand, sunshine, palm trees, and a nice beach. This is God’s amazing grace. The island has a life under the sea which is very beautiful. Inside it, you will find dolphins, stingrays, barracuda, giant turtles, and jellyfish. Shark is also the animals that live in the underwater park of Derawan. With such wealth, it does not surprise when this island nominated as one of the best dive destinations in the world.
Derawan Islands are in Berau, East Kalimantan. It consists of 31 islands. While, the most famous islands are Derawan, Kakaban, Charitable, and Maratua. All these regions are an important part of marine conservation in Indonesia and have at least 1.27 acres in wide. In Derawan sea, you can see the green turtles and hawksbill turtles which are quite rare. You can even swim in the sea along with the Turtles.
Coral species in Derawan’s water life are very much at all, at least there are 46 species of corals and this is the second stage of Raja Ampat islands in Papua. Meanwhile, there are at least 870 species of fish ranging from seahorses to Pari Manta. Besides Derawan, there Kakaban. Here, you will find the largest and most diverse jellyfish lake’s in the world. Stingless jellyfish is a kind of the most rare and you will find those in this island.

Bukit Lawang

Bukit Lawang is referred to as the gateway to Sumatra Forest. When you explore this jungle, then you will feel a truly amazing experience. It is a hill that has a slippery field and muddy slopes. The journey through the Bukit Lawang will be thrilling and unforgettable.
When you’ve entered Bukit Lawang, then you will get to the forests of Sumatra. This dense forest is the main attraction that is in demand by both domestic and foreign tourists. What is the attraction? Orangutan is a species that is able to be a magnet for tourists. You can easily see orangutan swinging in the forest, and there are at least 5000 species which belongs to the biggest orangutan conservation in Indonesia.
The conservation has been operated since 1973 and until now, it has attracted a lot of tourists around the world. Nevertheless, the number of orangutan in the wild continues to decline over time due to the hunting done by people who do not have a responsibility.

Libong Sitodo River

Libong Sitodo river is approximately 8 kilometers from Polewali, Polewali Mandar, West Sulawesi. Along the river, there will be a natural perfect and fascinating dish. There is also a waterfall called Indo Rannuang. Both the waterfalls and rivers Libong Sitodo is wonderful and this is the natural beauty that you can find only in kunyi Village, District Areapi.
Sitodo Libong River is a location that provides a natural baths with natural river water as the source. The water is so clear, cool, and of course clean! You will get an unforgettable experience for you because while bathing in the river, there will be a beautiful scenery of trees and the others life of tropical rain forest.

Sembilang National Park

Sembilang national park is a wetland that has a wide range of forest ecosystems. In this national park, there are at least four distinct ecosystems include peat swamps, mangrove forests, freshwater swamps, and mud land. Administratively, this is an area that became part of the district Banyuasin and has been named as a national park since 19 March 2003.
This area is called the Sembilang because there are so many Sembilang fish or plotosus canius called in Latin. In Banyuasin peninsula, there is the east coast of South Sumatra and this is the river which is really suitable for water birds. Wet soil conditions and bordered by mangrove forest are the perfect location for the worm like molluscs, and crustaceans. That is why there are many water birds living in there.
Some bird species include the Kuntul Cina (Egretta Eulophotes), Trinil Lumpur-Asia (Limnodromus Semipalmatus), dan Pedendang Topeng (Heliopais Personata). They are some kind of 30 birds migrating from their main habitat. Those birds live in the Banyuasin peninsula in order to avoid the winter at their main location in Siberia, and the Korean Peninsula.

Tanjung Setia Beach

The beach is probably you don’t know, but the wave on the beach in Tanjung Setia are referred as one of the best waves in the world by international surfers. You need to know that the wave on this beach is equal with the waves in Hawaii.
If you want to visit, you have to travel in about 273 km or at least 6 hours from the city of Bandar Lampung. This beach is located in the village of Tanjung Setia West Lampung, and directly adjacent to the Indian Ocean so this incredible place has a such great wave. Nevertheless, despite this beach has waves with height up to 7 meters, but it is not popularly known as a beach in Bali and Lombok.
When you arrive at Tanjung Setia, then you will see a very long beach with blue sea and big waves. At the shore, there are many lodging so you do not need to be confused to stay if you want to. In fact, there are many foreigners who are surfers from all over the world come to Tanjung Setia beach and take some nights there.

Kepulauan Derawan
Derawan merupakan sebuah surga di daerah tropis yang sangat sempurna. Di Derawan, Anda akan menyaksikan pemandangan pasir putih, sinar matahari, pohon kelapa, dan laut yang jernih. Ini merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa. Pulau ini mempunyai kehidupan bawah laut yang sangat indah. Di dalamnya, Anda akan menemukan lumba-lumba, ikan pari, barakuda, kura-kura raksasa, dan ubur-ubur. Ikan hiu juga merupakan hewan yang hidup di taman bawah laut Derawan. Dengan kekayaan tersebut, tidak mengherankan apabila pulau ini menjadi tempat tujuan menyelam terbaik di dunia.
Kepulauan Derawan berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Kepulauan tersebut terdiri atas 31 pulau. Pulau-pulau yang paling terkenal antara lain adalah Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua. Semua wilayah tersebut adalah bagian penting dari konservasi laut di Indonesia dan mempunyai luas 1,27 hektar. Di lautan Derawan, Anda bisa menyaksikan Kura-kura hijau yang sangat langka serta penyu sisik. Anda bahkan bisa berenang di laut bersama dengan Kura-Kura.
Jenis karang yang ada di kehidupan laut Derawan sangat banyak sekali, setidaknya ada 46 jenis karang dan ini adalah jumlah paling banyak kedua setelah pulau Raja Ampat di Papua. Sementara itu, ada setidaknya 870 jenis ikan mulai dari kuda laut hingga pari manta.
Selain Derawan, masih ada Kakaban. Disini, Anda akan menemukan danau Ubur-ubur terbesar dan paling beragam di seluruh dunia. Ubur-ubur stingless adalah jenis ubu-ubur yang paling langka dan Anda akan menemukannya di kepulauan tersebut.
Bukit Lawang
Bukit Lawang disebut sebagai pintu gerbang menuju Hutan Sumatera. Ketika Anda menjelajahi hutan ini, maka Anda akan merasakan pengalaman yang benar-benar menakjubkan. Ini adalah bukit yang mempunyai medan licin serta lereng yang curam berlumpur. Perjalanan melalui bukit Lawang akan mendebarkan dan tidak terlupakan.
Ketika Anda sudah melalui bukit Lawang, maka Anda akan sampai ke hutan Sumatera. Hutan lebat ini menjadi daya tarik yang sangat diminati oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Apa daya tarik tersebut? Orangutan adalah spesies yang mampu menjadi magnet bagi para wisatawan. Anda dengan mudah melihat orangutan berayun dan di hutan tersebut, setidaknya ada 5000 spesies serta termasuk ke dalam konservasi orangutan terbesar di Indonesia.
Konservasi tersebut telah beroperasi sejak tahun 1973 dan hingga saat ini telah menarik banyak wisatawan di seluruh dunia. Kendati demikian, jumlah orangutan yang ada di hutan ini terus menurun dari waktu ke waktu akibat perburuan liar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertangguh jawab.
Sungai Libong Sitodo
Sungai ini adalah sungai yang berada sekitar 8 kilometer dari Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Di sungai tersebut terdapat sebuah sajian alam yang sempurna dan mempesona. Terdapat juga sebuah air terjun yang bernama Indo Rannuang. Keduanya, baik air terjun maupun sungai Libong Sitodo sangatlah mempesona dan merupakan kekayaan alam yang bisa Anda temui hanya di Desa Kunyi, Kecamatan Areapi.
Sungai Libong Sitodo adalah sebuah lokasi yang menyediakan pemandian alami dengan air sungai alami sebagai sumbernya. Airnya begitu bening, sejuk, dan tentu saja bersih. Anda akan mendapatkan pengalaman tidak terlupakan karena selagi Anda mandi di sungai tersebut, terdapat pemandangan berupa pepohonan.
Taman Nasional Sembilang
Taman nasional sembilang adalah sebuah lahan basah yang mempunyai berbagai macam ekosistem hutan. Di taman nasional ini, setidaknya ada empat ekosistem berbeda yaitu gambut rawa, hutan mangrove, rawa air tawar, dan daratan lumpur. Secara administrative, ini merupakan daerah yang menjadi bagian dari kabupaten Banyuasin serta telah dinobatkan sebagai taman nasional sejak 19 maret 2003.
Daerah ini dinamakan dengan sembilang karena terdapat banyak sekali ikan sembilang atau disebut dengan plotosus canius dalam bahasa latin. Di semenanjung Banyuasin, terdapat pantai timur Sumatera Selatan serta merupakan sungai yang benar-benar cocok untuk burung air. Kondisi tanahnya becek serta berbatasan dengan hutan mangrove dimana merupakan lokasi yang cocok untuk para cacing seperti moluska, dan krustasea. Itulah sebabnya ada banyak burung air yang tinggal di daerah tersebut.
Beberapa jenis burung antara lain adalah Kuntul Cina (Egretta Eulophotes), Trinil Lumpur-Asia (Limnodromus Semipalmatus), dan Pedendang Topeng (Heliopais Personata). Mereka adalah beberapa jenis dari 30 jeni burung yang melakukan migrasi dari semenanjung Banyuasin. Burung-burung tersebut tinggal sementara di semenanjung Banyuasin dalam rangka menghindari musim dingin di lokasi utama mereka yaitu di Siberia, dan Semenanjung Korea.





Pantai Tanjung Setia
Pantai ini mungkin tidak terlalu Anda kenal. Namun ombak yang ada di pantai Tanjung Setia disebut sebagai salah satu ombak terbaik di dunia oleh para peselancar. Perlu Anda ketahui bahwa ombak yang ada di pantai ini, sejajar dengan ombak yang ada di Hawaii.
Jika Anda ingin mengunjunginya, Anda harus menempuh jarak jingga 273 km atau setidaknya 6 jam dari Kota Bandar Lampung. Pantai ini terletak di Desa Tanjung Setia Kabupaten Lampung Barat, dan berbatasan langsung dengan Samudera Hindia sehingga mempunyai ombak yang begitu besar. Kendati demikian, meskipun pantai ini mempunyai ombak dengan ketinggian hingga 7 meter, namun ia belum dikenal seperti pantai yang ada di Bali dan Lombok.
Ketika Anda sampai di Tanjung Setia, maka Anda akan melihat pantai yang sangat panjang dengan laut biru dan ombak besar. Di tepi pantai, terdapat banyak penginapan sehingga Anda tidak perlu bingung harus tinggal dimana apabila berada di pantai tersebut. Bahkan, ada banyak sekali orang-orang asing yang merupakan peselancar dari seluruh dunia datang ke pantai Tanjung Setia.